Tata Bahasa Inggris Tradisional   Leave a comment

Englisch Linguistik

Dalam tata bahasa Inggris tradisional dikatakan bahwa kata benda mempunyai enam kasus yaitu:

  1. Nominative, yaitu apabila kata benda:
    1. Sebagai pokok kalimat:

The students are here.

  1. Sebagai pelengkap (komplemen) pokok kalimat:

She is my teacher.

He was called Adam.

He became king.

  1. Dipakai secara mutlak:

They left the house, my sister having finished her work.

They students arranged to share the money, John to have two thirds.

Catatan: kata benda dikatakan secara mutlak bilamana kata benda itu bukan sebagai pokok kalimat, komplemen atau objek kata kerja dan tidak mengikuti kata depan. Dengan kata lain: bila kata benda tersebut tidak mempunyai kaitan gramatik dengan induk kalimat atau anak kalimat.

  1. Sebagai aposisi dari kata benda atau padanannya yang berkasus nominative:

Mr. Black, my teacher, will go abroad.

That is my sister, Lucy.

  1. Accusative, yaitu apabila kata benda:
    1. Sebagai objek langsung kata kerja:

He asked difficult questions,

I will correct your mistakes.

  1. Sebagai pelengkap dari pelengkap penderita (objek):

The called him a liar.

The meeting elected him chairman.

  1. Sebagai objek dari kata depan:

Don’t stand with your hands in your pocket.

  1. Sebagai aposisi kepada kata benda atau padanannya (noun equivalent) yang berkasus accusative:

We met John, the typist.

They spoke to Mr. Adam, their teacher.

  1. Sebagai adverbial accusative yaitu untuk menerangkan:

–          Waktu                   : i have been ten hours.

She came here last night.

–          Jarak                      : he walked two miles.

–          Tempat                  : let us go home.

–          Jumlah                   : the pen cost two pounds.

–          Tingkatan              : they are a bit better today.

–          Tingkah/cara          : they bought tooth and nail.

  1. Dipakai setelah kata-kata like, unlike, worth.

We found no one likes Jones.

The book is worth two dollars.

  1. Genetive, yaitu kasus kepunyaan (milik) dan terbagi dua jenis:
    1. Saxon genetive, yaitu dengan menambahkan ‘s dan digunakan untuk menunjukkan :

–          Ruang        : a hand’s breadth

–          Waktu       : a day’s journey

–          Berat         : a pound’s weight

–          Bagian dari makhluk hidup           : the dog’s tail

–          Bagian dari benda yang dipersonifikasikan: Fortune’s favourite.

  1. Norman genetive, yaitu dengan memakai kata depan of:

The top of the house.

  1. Dative, yaitu kasus objek tidak langsung, baik memakai atau tanpa kata depan.

He sent Mr. Locke a letter.

He sent a letter to Mr. Locke.

To whom did you give the pen?

For your wife, you will buy.

  1. Vocative, yaitu kasus untuk memanggil atau menyebut seseorang atau sesuatu.

How are you, my friend

  1. Ablative, yaitu kebalikan dative. Kalau dative menunjukkan adanya pemberian, pada ablativeadanya penarikan.

Contoh: by/with/from/the book.

Namun yang kita kenal, bahasa inggris hanya memiliki dua kasus kata benda: kasus genetif (yaitu menambahkan –s seperti dalam arti kata cat’s, boy’s, horse’s) dan kasus umum yang dipakai di mana-mana seperti boy, boys.

Sumber: Linguistik suatu pengantar hal 29-31

Posted Januari 7, 2013 by irhana512 in Uncategorized

Tagged with , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: